Hari ini, pelatihan digital marketing di Surau Kakbah memasuki hari ke-18. Materi yang kami pelajari cukup seru dan menantang kami belajar membuat video menggunakan aplikasi CapCut. Mulai dari membuat opening yang menarik, meng-cut video agar rapi, menambahkan suara atau musik, hingga menutupnya dengan closing yang pas. Semua proses itu kami pelajari bersama-sama.
Materi CapCut ini dipandu oleh tiga teman kami: Ridho, Iqbal, dan Isra. Mereka ditunjuk sebagai mentor hari ini karena memang lebih terbiasa dan ahli dalam hal editing video dibandingkan kami yang masih pemula. Penjelasan mereka cukup mudah dimengerti, dan kami pun jadi lebih semangat mencoba.
Setelah memahami dasar-dasar CapCut, kami langsung mempraktikkan ilmu yang baru didapat dengan membuat video tentang usaha masing-masing. Ada yang memilih membuat video promosi, ada juga yang menampilkan proses produksi.
Saya pribadi memilih membuat video proses pembuatan kalamai pulut hitam, sesuai dengan usaha yang saya jalankan. Mulai dari menyiapkan bahan, proses memasak, sampai hasil akhirnya saya rekam dan edit sendiri. Walaupun hasilnya belum sekelas template profesional yang ada di CapCut, tapi saya merasa sangat bangga karena ini adalah karya saya sendiri, dari awal sampai akhir.
Pelatihan hari ini benar-benar membuka wawasan baru. Ternyata membuat video bukan cuma soal estetik, tapi juga bagaimana menyampaikan pesan dan cerita di balik usaha kita. Terima kasih kepada teman-teman yang sudah berbagi ilmu, semoga ke depan video ini bisa menjadi alat promosi yang bermanfaat untuk usaha saya.


